Site icon Baladena.ID

Kemarin yang Berlalu

Kala itu dimensi ruang memisahkan kita

Hanya lewat media, aku dapat cerita

 

Ada rindu tertahan

Di balik sekat mega-mega

Dan hujan,

Ada harap meriimbun

Sudikah jatuh menyubur benih

 

Lalu resah

Adalah desau yang paling tabah

Berembus satu arah

 

Kemudian rasa

Bahagia adalah damba

Ketika jatuh menjadi cinta

 

Biji mawar yang kala itu aku tanam dan tak pernah luput aku siram

Kini sudah tidak lagi terbenam

 

Kepadamu

Tetaplah yang menjadi ku rindu

 

Oleh: Omansya Samawa, Pengharap Cinta Sang Ilahi

Exit mobile version