Site icon Baladena.ID

Ingin Hati Sanubari Bersinar? Ini Kiatnya!

Agar Hati Bersinar

Dalam diri manusia, hati mempunyai peran sentral. Bahkan Rasulullah sampai menjelaskan bahwa sesungguhnya di dalam diri kita ini terdapat segumpal daging yang mana jika daging tesebut baik maka akan baiklah seluruh anggota tubuh tersebut dan jika rusak maka rusaklah seluruh anggota tubuh tersebut dan itu adalah hati (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam kenyataannya memang demikian. Gerak-gerik manusia sangat dipengaruhi oleh hatinya. Apabila hatinya baik, maka akan selalu mengarahkan pemiliknya untuk senantiasa berbuat kebaikan. Begitu pun sebaliknya, hati yang sakit dan rusak hanya akan merugikan dirinya sendiri bahkan orang lain karena akan membawa kerusakan.

Dalam QS. At-Taubah ayat 25, Allah berfirman: “Dan adapun orang – orang yang didalam hatinya ada penyakit, maka dengan nya akan bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya ( yang telah ada ) dan mereka dalam keadaan kafir.”

Maka dari itu seyogyanya kita sebagai ummat muslim memiliki hati yang baik sehingga segala sesuatu yang dilakukan, diucapkan serta kegiatan keseharian kita dipenuhi dengan kebaikan yang tentunya mengharapkan Ridha dari – NYA.

Lalu bagaimana kiat – kiat untuk menjadikan hati kita memancarkan sinar keimanan yang membuat hidup penuh dengan semangat?

Pertama, pasrah kepada Allah swt.

Dalam artian menyerahkan segala sesuatu yang sudah di ikhtiarkan atas kehendak Allah kepada kita karena seyogyanya Allah mengetahui mana yang baik dan buruk untuk hambanya. Dengan memiliki sifat ini kita tak akan merasakan kekecewaan terhadap sesuatu yang tidak di anugrahkan oleh Allah dan selalu yakin bahwasanya Allah akan memberikan sesuatu yang terbaik untuk hambanya.

Kedua, bergembira terhadap ketentuanya.

Rasa senang / gembira sangat sulit didapatkan jika berada dalam keadaan yang tidak kita diinginkan, akan tetapi dengan rasa ini akan timbul lah syukur kepada sang pencipta sehingga Ia akan memberkan kita nikmat yang lebih, karena setiap masing – masing ciptaan-NYA memiliki bagiannya tak akan tertukar jadi jangan iri.

Ketiga, sabar ketika ditimpa musibah.

Tidak ada manusia yang berduka ketika tertimpa musibah semua pasti merasakan kesedihan dan itu hal yang wajar karena fitrah kita sebagai manusia akan tetapi sikap sabar adalah yang harus dimiliki dalam situasi tersebut dan berkeyakinan bahwasanya Allah menginginkan yang terbaik untuk hambanya dan Allah tak akan mengambil sesuatu dari hambanya kecuali ia akan menggantinya yang lebih baik. Wallahu’alam bissowab.

*Raden Pahikall Fikri,  Mahasiswa Ilmu Tafsir dan Al-Qur’an.

Exit mobile version