Publik Indonesia tentu saja banyak yang tidak asing dengan nama Hotman Paris. Ya. Ia sering tampil di layar kaca dan dikenal sebagai pengacara papan-atas Indonesia yang mempunyai harta melimpah.
Harta Kekayaan Hotman Paris pun bisa dibilang tak akan habis sebanyak 7 turunan jika seluruh asetnya dihitung.
Meskipun begitu, pria umur 59 tahun itu mulai gundah dan mempertanyakan tujuan hidup setelah puluhan tahun menjadi pengacara sukses dan berjuluk pengacara Rp 30 miliar.
Kebingunan pun melanda pria yang sering ‘dikerumuni’ para wanita cantik itu. Bahkan, ia bingung; mau untuk apa uang yang selama ini ia kumpulkan?
Melalui akun media sosialnya, Hotman melontarkan curhatannya tentang kerja kerasnya untuk mengais pundi pundi rupiah.
Menurutnya, uang banyak tersebut ternyata hanyalah benda mati yang menganggur atau tak berfungsi dan tak bisa dimakan juga.
Lebih-lebih, kini ia makan pun mulai dibatasi dengan alasan kesehatan. Dari sini ia mulai mempertanyakan tujuan hidup dan makna hidup sesungguhnya itu bagaimana.
“36 tahun sudah Hotman menjalani kehidupan debat hukum utk cari makan!! Kemana sebenarnya tujuan hidup!” tulis Hotman Paris di akun media sosialnya, Sabtu (6/3/2021) pagi ini.
Hotman menambahkan, “Uang miliaran di bank accaunt hanyalah benda nganggur yg tdk bisa di makan!”
“Makanan pun di batasi demi kesehatan! Jadi untuk apa ini semuaaaaaaaaaaaaa!??????” ujar Hotman Paris.
Jika dinalar, maka sosok seperti Hotman Paris termasuk orang yang paling bahagia di dunia karena bergelimangan harta sehingga apa pun keinginannya, hampir bisa dipastikan tercapai. Secara material, Hotman Paris nyaris tidak ada persoalan.
Apalagi, dia juga memiliki tiga anak yang bisa dibilang sukses juga. Ketiga anaknya tersebut adalah sarjana hukum lulusan perguruan tinggi ternama di luar negeri.
Di samping itu, istri Hotman Paris yang teman kuliahnya di Universitas Parahiyangan Bandung, juga seorang notaris sukses. Tentu hal ini harusnya semakin membuat Hotman Paris bahagia.
Tetapi, Hotman Paris dalam renungannya, kini menggugat makna hidup. Uang, dalam pandangannya, ternyata tidak selalu membuat hidup seseorang berarti dan bebas masalah.

