Site icon Baladena.ID

Hijaukan Desa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo dan Warga Kebonharjo Tanam Berbagai Macam Jenis Pohon

penanaman pohon

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Berbasis (MB) Posko 29 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sukses menyelenggarakan kegiatan “Minggu Sehat” yang melibatkan masyarakat setempat dalam rangka mempromosikan gaya hidup sehat dan pelestarian lingkungan.

Acara ini digelar pada Minggu, 10 Agustus 2025, mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lapangan Volley Babadan, sepanjang jalan menuju Desa Kebonharjo, serta beberapa sekolah dan balai desa Kebonharjo.

Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN MB Posko 29 UIN Walisongo meliputi senam pagi, kerja bakti membersihkan lingkungan, serta penanaman pohon sebagai upaya penghijauan.

Kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal, Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), serta masyarakat sekitar Babadan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang hubungan timbal balik antara lingkungan dan masyarakat di kalangan warga, sekaligus memperkuat ikatan sosial melalui kegiatan bersama.

Menurut Habib Al Hakim selaku koordinator KKN MB Posko 29, acara ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa UIN Walisongo yang fokus pada isu kesehatan dan lingkungan.

“Kami ingin mendorong masyarakat untuk aktif bergerak dan menjaga alam, terutama di tengah tantangan perubahan iklim,” ujarnya.

Pelaksanaan dimulai dengan senam aerobik yang diikuti puluhan peserta dari berbagai usia, dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan area lapangan dan sekitarnya, serta diakhiri dengan penanaman puluhan bibit pohon seperti rambutan, pohon jambu, pohon palem, pohon pronojiwo, pohon salam, dan pohon tabebuya untuk menghijaukan wilayah Babadan.

Kegiatan penanaman pohon bertempat di sepanjang jalan menuju Desa Kebonharjo serta beberapa sekolah dan balai desa setempat, melibatkan siswa dan guru dalam menanam bibit pohon di area tersebut untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau.

Sekolah-sekolah yang terlibat meliputi SDN 1 Kebonharjo, SDN 2 Kebonharjo, MI NU 17 Kebonharjo, SMP N 2 Patebon, serta Balai Desa Kebonharjo.

Partisipasi masyarakat terlihat sangat antusias, dengan lebih dari 50 warga ikut serta dalam kegiatan ini, termasuk anak-anak dan lansia, serta puluhan siswa dari sekolah-sekolah yang menjadi lokasi penanaman.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan melalui olahraga, tetapi juga edukasi tentang pentingnya penanaman pohon untuk mengurangi dampak pemanasan global dan bagaimana masyarakat harus mengerti bahwa hubungan timbal balik ini menekankan pentingnya kesadaran manusia untuk bertindak bijaksana.

Dengan menjaga lingkungan, kita tidak hanya melestarikan alam, tetapi juga memastikan keberlangsungan hidup kita sendiri dan generasi mendatang.

Semoga kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya acara seremonial, tetapi menjadi sebuah gerakan yang berkelanjutan.

Partisipasi aktif seluruh warga dalam merawat setiap bibit yang ditanam akan memastikan bahwa pohon-pohon ini tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Exit mobile version