KENDAL – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang posko 75 menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat setempat dengan menggelar kunjungan ke sebuah produsen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerupuk abadi di kawasan Desa Cepokomulyo, Gemuh, Kabupaten Kendal, Kamis (4/8).
UMKM kerupuk abadi yang menjadi fokus kunjungan mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 75 telah berdiri selama lebih dari saru dekade dan menjadi bagian penting dalam perekonomian lokal. Namun, seperti halnya banyak UMKM lainnya, produsen ini juga menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga kualitas dan inovasi produk mereka.
Mahasiswa KKN melakukan riset mendalam tentang proses produksi kerupuk dan kualitas yang dihasilkan. Mereka merencanakan langkah-langkah yang tepat untuk membantu meningkatkan efisiensi dan daya saing produk kerupuk mereka.
Selama proses produksi, mahasiswa memberikan saran dan panduan berharga untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi. Salah satu hal penting yang diberikan mahasiswa adalah pengetahuan tentang standar sanitasi dan praktik terbaik dalam menjaga kualitas produk.
“Kami sangat terbantu dengan kunjungan mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang posko 75. Disamping memberikan wawasan yang berharga juga membantu dalam proses produksi kerupuk kami,” ujar Bapak Usman, pekerja UMKM kerupuk abadi.
Koordinator divisi kewirausahaan mahasiswa KKN (Rabbani Dwi Putra) mengungkapkan kebahagiaan dan rasa syukurnya atas kesempatan ini.
“Kami senang dapat berkontribusi untuk masyarakat sekitar dan berharap bahwa kunjungan kami dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi UMKM ini,” ungkapnya.
Kegiatan KKN UIN Walisongo Semarang posko 75 ini membuktikan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam membantu pengembangan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Semangat kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi pendorong utama dalam mewujudkan perubahan positif bagi produsen UMKM kerupuk abadi ini.

