(27/7/2023) Klaten – Literasi digital merujuk pada kemampuan seseorang dalam menggunakan, memahami, dan berpartisipasi dalam lingkup dunia digital. Selain itu, literasi digital mempunyai banyak manfaat terlebih di kehidupan saat ini yang mana sekaligus menjadi program pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa melalui ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Oleh sebab itu, demi mendukung salah satu poin SDG’s yang keempat yakni quality education, Nur Fithri Khasanah, mahasiswi Sastra Inggris dari Tim II KKN Universitas Diponegoro mengadakan kegiatan edukasi terkait literasi digital untuk anak-anak kelas 4 di SDN Tulas, Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
“Sosialisasi literasi digital kepada anak-anak penting untuk dilakukan. Sebab, agar mereka tau untuk apa mereka menggunakan itu, sehingga pemanfaatan digital bisa lebih optimal dan dapat digunakan sebagainya mestinya,” tutur Fithri.
Tujuan diadakannya edukasi ini yaitu mengajarkan kepada anak-anak tentang apa itu literasi digital serta pemanfaatannya di berbagai segi kehidupan, khususnya pada kegiatan belajar. Karena tanpa disadari semenjak pandemi silam banyak kegiatan belajar mengajar yang menggunakan media digital sebagai perantaranya. Selain itu, edukasi ini sangat berperan penting demi upaya melancarkan angka melek sebagai program dari pemerintah.
Namun sayangnya, dengan kemudahan yang diberikan oleh kecanggihan alat digital tidak sedikit anak-anak menggunakan gawai mereka hanya sebatas untuk bermain game online. Hal ini didukung dengan minimnya pengetahuan mereka terhadap manfaat yang disediakan oleh gawai itu sendiri. Maka dari itu perlu ditanamkan mengenai cara menggunakan media digital secara baik dan bijak khususnya gawai. Penting bagi anak-anak untuk diberikan edukasi literasi digital yang tepat sehingga mereka dapat mengakses teknologi secara bijak serta mengoptimalkan manfaatnya.

