Site icon Baladena.ID

Bolehkah?

Aku tersesat
Bagai Yunus yang terjebak dalam tiga kegelapan
Aku berharap
Bagai pungguk merindukan rembulan
Aku terpana
Bagai Zulaikha yang terpikat rupa Yusuf
Aku gila
Bagai Uais yang majnun karena Laila

Inilah aku
Yang terpaku olehmu
Dan itulah dirimu yang diam membisu
Berpura-pura tak tahu dengan rasaku

Pertemuan ini terasa singkat
Detik demi detik dengan halus berlalu
Meninggalkan rasa yang terpendam dalam kalbu
Dan menciptakan rasa baru yang disebut dengan rindu

Semoga saja rindu ini tak merajalela menjadi candu
Dan semesta pun mengizinkan kita untuk segera bertemu
Dengan segala kerendahan hati ku
Bolehkah aku mengenang namamu sebagai sejarah baru dalam hidupku?

 

Oleh: Nilna Husnayain, Disciples Monash Institute 2020

Exit mobile version