Monash Institute Semarang selalu membuat inovasi cara agar kaum muda bisa menghafalkan al-Qur’an dan tetap bisa kuliah serta dalam waktu bersamaan bisa menghasilkan uang. Cara ini ditempuh agar para penghafal al-Qur’an memiliki wawasan dunia yang luas dan memiliki juga modal finansial yang cukup untuk berjuang. Jangan sampai penghafal al-Qur’an menjadi manusia-manusia yang justru kurang pergaulan dan tidak bisa berjihad. Sebab, al-Qur’an menegaskan bahwa modal utama dalam berjuang adalah harta dan jiwa.
Karena itu diperlukan anak-anak muda yang memiliki kecerdasan cukup, juga semangat untuk belajar dan bekerja. Waktu muda mereka harus benar-benar dioptimalkan, agar tidak ada sedetik pun waktu yang terbuang sia-sia.
Untuk mewujudkan cita tersebut, Monash Institute telah menyediakan tempat menghafalkan al-Qur’an yang dilengkapi dengan sarana bekerja mulai dari beternak dan bertani secara modern dan terintegrasi sampai penjualannya dengan aplikasi. Dengan demikian, siapa pun bisa mengikuti program ini, asal memiliki tekad yang kuat untuk mandiri. Mereka yang sukses dalam menghafal dan berwirausaha akan diarahkan untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi, baik di perguruan tinggi konvensional pilihan maupun terutama universitas terbuka agar tetap bisa memperkuat hafalan dan memperbesar usaha sampai menjadi pengusaha besar.
Berikut ini syarat dan ketentuan menjadi peserta program ini:
1. Lulusan SMU/sederajat.
2. Sehat lahir batin
3. Bisa membaca al-Qur’an dengan lancar.
4. Membayar biaya makan Rp. 450.000/bulan (Jika tidak mampu, bisa mengajukan permohonan pembebasan)
5. Menyerahkan surat pernyataan komitmen menyelesaikan hafalan 30 juz.
Informasi lebih lanjut bisa dilihat di monashinstitute.or.id. Juga bisa kontak di 081380746417.

