Semangat gotong royong ditunjukkan oleh mahasiswa KKN-MIT UIN Walisongo di Desa Kenteng.
Melalui program bakti sosial, mereka membersihkan seluruh rumah ibadah yang ada di desa tersebut, mencakup 8 masjid dan 3 vihara, guna menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan.
Kegiatan yang digagas oleh Divisi Kesehatan Lingkungan ini tidak hanya berfokus pada pembersihan semata, tetapi juga menjadi simbol kerukunan dan kepedulian antarumat beragama.
Setiap Jumat, para relawan membersihkan masjid, dan setiap Minggu, giliran vihara yang dibersihkan.
Program bakti sosial berupa membersihkan tempat ibadah dilakukan pada setiap hari Jum’at untuk membersihkan masjid, dan hari Minggu untuk membersihkan vihara.
Setiap pembersihan dimulai dengan survei tempat ibadah yang akan dibersihkan oleh anggota Divisi Kesehatan Lingkungan yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok.
Masing-masing kelompok diberi arahan untuk membersihkan pada satu masjid atau vihara agar kegiatan berjalan lebih efisien.
Kegiatan ini meliputi membersihkan area dalam tempat ibadah seperti membersihkan karpet, menyapu dan mengepel lantai, menyikat area kamar mandi, dan memastikan kebersihan ruang ibadah.
Selain itu, pembersihan area sekitar tempat ibadah juga dilakukan, seperti menyapu halaman, membuang sampah yang berserakan, dan juga membersihkan jalur akses masuk untuk memberikan kesan bersih dan nyaman.
Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan ini. Beberapa pengurus masjid dan vihara mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas inisiatif mahasiswa untuk ikut membersihkan tempat ibadah.
“Terimakasih banyak mas dan mba KKN yang sudah membantu membersihkan Masjid, semoga sukses dan lancar KKN-nya” ujar Pak Muhyidin, salah satu pengurus masjid di Desa Kenteng.
Mahasiswa pun turut mengucapkan terimakasih kepada setiap pengurus tempat ibadah atas kerjasama dan dukungan mereka.
Kegiatan membersihkan tempat ibadah ini ditutup dengan menempelkan poster pentingnya menjaga kebersihan di setiap vihara serta poster do’a masuk dan keluar masjid.
Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama di tempat-tempat ibadah.
Selain itu, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kebersihan tempat ibadah di Desa Kenteng.
Dengan semangat gotong royong, mahasiswa KKN-MIT UIN Walisongo berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kebersihan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

