Mungkin engkau mengira aku tak memedulikan bahkan mengacuhkan segala usaha yang kau bangun mati-matian
Tak mengapa, karena hanya aku yang paham dengan segala rasa yang ada
Melihat sampai mana usaha yang diacuhkan akan kau jalankan
Apakah akan tetap ada hingga bersama ataukah lenyap dalam putus asa
Aku menghargai segala usaha itu tanpa perlu kau tahu
Kau tidak berusaha sendirian, di sini aku pun sedang mengusahakan
Bagaimana akhir nanti akan tumbuh atau hilang, tak ada yang tahu
Akankah tinggal menetap atau pergi penuh dengan kekecewaan?
Bukan maksudku memaksamu mundur
Apalagi mengusirmu pergi
Hanya saja aku tidak ingin mudah tergiur
Dengan sesuatu yang belum pasti
Katamu satu cara mencintai adalah dengan pergi
Setelah segala perhatian terasa terabaikan bahkan tak terbalaskan
Jika begitu, maka satu cara membalas cintamu adalah dengan diam
Menyimpan rasa dalam-dalam
Membungkam kata yang belum sempat terucapkan
Memelihara asa dengan sendirian
Hingga tiba pada ketetapan
Wahai hati tetaplah berada pada kekuatan dan kesabaran
Dalam perjalanan dan penantian
Hingga datang kebahagiaan

