Baladena.id, REMBANG – Ahad 17/1/2021 menjadi hari istimewa bagi Planet NUFO. Mantan Ketua DPR RI, Akbar Tandjung bersama istri, mengunjungi Sekolah Alam Planet NUFO di Mlagen, Pamotan, Rembang, Jateng. Turun dari kendaraan di halaman sekolah paling unik itu, Ketua Dewan Pensehat KAHMI itu langsung disambut dengan marching band hymne HMI.
Akbar rupanya terkesima dengan jargon yang disuarakan oleh para murid Planet NUFO. Setiap kali mayoret meneriakkan: “Planet NUFO”, pasukan yang ada di depannya akan menjawab serempak: “Different and The Best, Cerdas Kaya Berkuasa.” Para murid yang berasal dari seluruh penjuru nusantara dan sebagiannya merupakan putra-putri keluarga KAHMI itu, terlihat makin semangat walaupun matahari baru saja bergeser sedikit dari atas kepala.
Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya yang masih dalam iringan drum band, Akbar menyampaikan amanatnya, bahkan masih dilanjutkan oleh istrinya. Akbar menegaskan bahwa memang diperlukan kaderisasi generasi belia muslim, untuk tidak hanya berilmu dan berharta, tetapi juga berkuasa. Dia kemudian mencontohkan dirinya sendiri, dengan mulai berlatih menjadi pemimpin sejak jadi pelajar, mahasiswa, dan kemudian menteri, memimpin partai politik, dan juga memimpin DPR.
“Anak-anak sekalian, saya terkesima mendengar jargon cerdas, kaya, dan berkuasa ini. Dan begitulah semestinya kader muslim Indonesia. Kalian mesti berlatih, seperti saya dulu melakukannya. Jadi aktivis HMI, memimpin HMI, memimpin Golkar, dan menjadi ketua DPR. Sebab, melalui kekuasaanlah, segala persoalan rakyat diatur dan ditentukan. Saya berharap, Sekolah Alam Planet NUFO ini nanti melahirkan kader-kader pemimpin berkualitas muslim intelektual profesional, dengan lima kualitas insan cita. Harus lebih banyak lagi putera-puteri keluarga KAHMI yang dibina di sini, agar menjadi pusat kaderisasi sejak dini,” demikian kata politisi segala masa itu.
Sekolah Alam Planet NUFO memang menjadi sangat berbeda, karena didirikan dan dikelola oleh para mantan aktivis HMI dan menempuh pendidikan pascasarjana. Hampir 100 persen gurunya lulus LK II dan SC, sehingga memahami dengan baik alur kaderisasi.
Kunjungan Akbar Tanjung dan rombongan ke Planet NUFO, yang secara bersamaan dengan NUFO EXPO tersebut, tetap dengan aturan protokol kesehatan yang ketat. Semua memakai masker standard, tetap menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun yang sudah disediakan. Sebelum masuk, para tamu dicek suhu badannya terlebih dahulu oleh petugas. Pengawalan dari unsur TNI dan Polri, pemerintah desa, kecamatan, serta kabupaten, membuat acara tersebut makin lengkap. *

