Kendal, 28 Juli 2025 — Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Kelompok KKN MB Posko 60 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan pengajaran Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Kegiatan ini rutin digelar setiap hari Senin hingga Jumat, sebagai bagian dari program kerja Divisi Pendidikan dan Keagamaan.
Pengajaran TPQ tersebut bertujuan memberikan dasar-dasar pendidikan agama Islam kepada anak-anak, khususnya dalam hal membaca Al-Qur’an dan praktik ibadah seperti shalat. Materi yang diajarkan meliputi ilmu tajwid serta tata cara pelaksanaan shalat yang benar.
“Program ini bersifat inklusif dan diikuti anak-anak dari berbagai latar belakang keagamaan di Desa Truko, baik dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, maupun masyarakat umum,” ujar salah satu mahasiswa KKN. Beberapa peserta bahkan berasal dari Dusun Krajan yang masih berada dalam lingkup desa tersebut.

TPQ ini telah berdiri sejak tahun 2003–2004. Sebelum pandemi, kegiatan dilaksanakan di masjid desa, namun sejak COVID-19 melanda, kegiatan dialihkan ke rumah Bapak Ihsan sebagai bentuk adaptasi pembelajaran di tengah keterbatasan. Hingga kini, kegiatan TPQ masih berjalan di kediaman beliau dengan didampingi istrinya.
Pada Minggu, 28 Juli 2025, kegiatan difokuskan pada praktik shalat sebagai tindak lanjut dari materi sebelumnya. Pada Senin malam, 21 Juli 2025, anak-anak terlebih dahulu dikenalkan pada bacaan-bacaan shalat menggunakan media visual animasi untuk memudahkan pemahaman. Hari ini, para peserta mempraktikkan langsung gerakan dan urutan shalat dengan bimbingan dari Bapak Ihsan, istrinya, serta mahasiswa KKN Posko 60.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman keagamaan, membentuk karakter anak, dan menanamkan kebiasaan ibadah sejak dini. Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan warga menjadi kunci suksesnya kegiatan ini.







