Baladena.id, Semarang – Untuk memperdalam pemahaman khazanah intelektual Islam klasik yang bersumber dari al-Qur’an, hadits, dan juga kitab-kitab klasik, diperlukan pemahaman yang tepat kepada teks-teks tersebut. Karena semuanya menggunakan bahasa Arab fushhah, maka pembacaannya pun harus dilakukan dengan i’rab yang tepat. Generasi muda muslim, terutama kalangan santri harus memiliki kemampuan ini, untuk mengawal pemahaman keislaman yang benar.
Karena itu, bersamaan dengan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, Pesantren Daar an-Nashihah, Semarang, akan menyelenggarakan lomba membaca kitab kuning dan i’rab al-Qur’an pada 20 Agustus 2022. Untuk memberikan penghargaan yang memadai kepada pemenang, panitia menyediakan hadiah sampai angka jutaan dengan kategori-kategori sebagai berikut:
1. Satu peserta dengan 0% kesalahan meng-i’rab ayat al-Qur’an dan tafsir, akan mendapatkan hadiah sebesar Rp. 2.000.000,00 dan otomatis menjadi juara I yang akan mendapatkan hadiah ganda. Dan apabila peserta adalah mahasiswa UIN Walisongo akan ditambah dengan mendapatkan fasilitas asrama di Pesantren Daar an-Nashihah sampai lulus studi yang sedang ditempuh dengan batasan tiga tahun.
2. Jika tidak ada yang membaca dengan kategori sebagaimana nomor 1, maka tetap akan dipilih juara I, II, dan III dengan kriteria juara I adalah peserta dengan jumlah kesalahan i’rab paling sedikit, disusul yang berikutnya juara II, dan III. Juara I dalam kategori ini akan mendapatkan hadiah berupa uang sebesar Rp. 500.000,00 dan buku-buku terbitan Monasmuda Institute. Juara II mendapatkan hadiah sebesar Rp. 400.000,00 dan buku-buku terbitan Monasmuda Institute. Juara III mendapatkan hadiah sebesar Rp. 300.000,00 dan buku-buku terbitan Monasmuda Institute.
Adapun teknis lomba ini adalah sebagai berikut:
1. Peserta akan diminta untuk mengi’rab ayat-ayat al-Qur’an yang ditentukan oleh Dewan Juri berdasarkan undian.
2. Peserta akan diminta untuk membaca kitab Tafsir Jalalain yang ditentukan oleh Dewan Juri berdasarkan undian.
3. Untuk memastikan objektivitas penilaian, bacaan peserta saat lomba akan divideokan sebagai bahan penilaian dengan akurasi tinggi.
Yang akan bertindak sebagai Dewan Juri dalam lomba ini adalah sebagai berikut:
1. Kiai Suudut Tashdiq, S.H., L.L.M., Wakil Rais Syuriah PCI NU Tiongkok, Pengasuh Pesantren Darul Qalam, Ngaliyan Semarang
2. Ustadzah Dewi Robi’ah, M.Ag., Pengasuh Sekolah Baca Kitab Kuning (SEBAKIKU) Semarang.
3. Mokhamad Abdul Aziz, M.Sos., M.E., Direktur Eksekutif Monasmuda Institute Semarang, Dosen UIN Salatiga
Pendaftaran bisa dilakukan melalui WA +6281388003569. Lokasi pelaksanaan lomba bertempat di Jalan Tanjung Sari Barat 1, RT 07 RW 05, Tambakaji, Ngaliyan, Semarang.







