Baladena.id, Semarang – Sabtu, 18 Juni 2022, Ketua MW. Forhati Provinsi Kepulauan Riau, Afitri Susanti berkunjung ke Pesantren dan Sekolah Alam Nurul Furqon atau yang lebih dikenal dengan Planet NUFO. Kunjungannya ke Planet NUFO dilakukannya di sela-sela agenda dinas di Yogyakarta. Kunjungan ibu dua anak yang juga jebolan Fakultas Psikologi UGM ini karena rasa penasarannya, bahwa Planet NUFO menjadi pesantren dan sekolah perkaderan.
“Saya beberapa kali membaca info di media sosial, bahwa ada Pesantren dan Sekolah Alam Planet NUFO. Namanya kan unik. Setelah saya baca, ternyata saya kenal pendiri dan pengasuhnya, Abah Nasih. Kebetulan, saya punya anak yang tak lama lagi lulus SD. Maka dengan bersemangat saya meluncur dari Yogya ke Rembang, di sela-sela acara dinas saya”, kata Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata di Provinsi Kepri ini.
Ibu dua anak itu berkeliling mengamati praktek pendidikan yang ada di Planet NUFO yang memang tidak biasa. Di pesantren konvensional, para santri belajar secara massal. Di sekolah konvensional, belajarnya memang tidak semassal di pesantren, tetapi satu kelas juga 32 orang yang kurang memungkinkan bagi guru untuk memastikan murid menguasai materi yang disampaikan. Kepala Sekolah Alam SMP Planet NUFO, Ustadz Abdul Rozaq yang menemani mantan aktivis mahasiswa di Yogya pada awal reformasi itu memberikan penjelasan beberapa perbedaan mendasar pendidikan yang diselenggarakan oleh Planet NUFO.
“Di sini, rasio guru:murid 1:4. Jadi guru harus memastikan materi yang disampaikan bisa dipahami dengan baik oleh murid dan jika ada masalah pada murid, langsung bisa dilakukan penanganan sesuai dengan masalahnya. Dengan begitu, semua murid bisa tertangani secara optimal. Jika ada yang tertinggal karena sebab tertentu, bisa dicarikan cara-cara khusus sesuai dengan keperluan.” Katanya.
Setelah berkeliling dan melakukan wawancara dengan beberapa santri-murid di Planet NUFO, perempuan yang sering menjadi pembicara di berbagai media itu menyampaikan keinginannya untuk memasukkan putra sulungnya ke Planet NUFO. “Mulai yakin, bahwa Planet NUFO memang layak disebut sebagai pesantren dan sekolah untuk kaderisasi. Memang different and the best.” pungkasnya.







